Perayaan Minggu Misi 2011

MERAYAKAN HARI MINGGU MISI SEDUNIA KE-85, 2011DI PAROKI HELVETIA – KEUSKUPAN AGUNG MEDAN

Hari Minggu Misi Sedunia Ke-85 tahun ini dirayakan secara khusus di Paroki Padre Pio, Helvetia, Keuskupan Agung Medan, Sumatra Utara, tepatnya pada tanggal 23 Oktober 2011.  Di bawah arahan Direktur Diosesan (Dirdios) KKI Keuskupan Agung Medan, P. Martin Nule, SVD dan Panitia setempat, perayaan Minggu Misi Sedunia ini dirayakan oleh seluruh remaja SEKAMI (AREKA) di dua Kevikepan, yaitu Kevikepan St. Petrus Rasul dan Kevikepan St. Yohanes Rasul. Dengan demikian perayaan ini dihadiri oleh kedua Vikep (Vicarius Episcopalis) tersebut di atas: Pastor Carolus Sembiring, OFMCap dan Pastor Beno Ola, Pr.

Perayaan ini ternyata menyedot perhatian banyak pihak, khususnya para pembina atau pendamping SEKAMI. Terbukti bahwa perayaan ini dihadiri oleh 851 remaja SEKAMI dari 13 paroki dan beberapa puluh pendamping dari masing-masing paroki. Sayang sekali bahwa peristiwa yang sangat penting ini tidak dapat dihadiri oleh paroki Delitua, tanpa alasan sedikitpun, demikian kata salah seorang anggota Panitia.

Perayaan ini secara rohani dibuka dengan perayaan Ekaristi meriah dimana seluruh petugas liturgis dilakukan oleh para remaja SEKAMI. Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Vikep setempat Pastor Carolus Sembiring, OFMCap didamping oleh Direktur Nasional (Dirnas) KKI, P. Romanus E.Harjito O.Carm; Vikep rekan Pastor Beno Ola, Pr dan Dirdios KKI Keuskupan Agung Medan P. Martin Nule SVD serta pastor paroki Helvetia, P. Agust OFMCap. Ada beberapa pastor paroki yang menyusul kemudian, khususnya pada saat lomba-lomba berlangsung. Dapat dipastikan kehadiran mereka untuk mendukung anak buahnya.

Dalam khotbahnya, Dirnas menegaskan bahwa Hari Minggu Misi Sedunia tidak boleh dirayakan secara profan belaka yaitu dengan aneka lomba untuk memeriahkan. Melainkan Dirnas sangat menekankan bahwa Hari Minggu Misi Sedunia adalah kesempatan bagi seluruh umat beriman, termasuk para remaja SEKAMI, untuk berdoa dan membaharui komitmen misionernya, yaitu setiap orang Katolik wajib mengambil bagian dalam tugas misi Gereja Universal, karena Gereja pada hakikatnya adalah misioner (Ad Gentes, AG 2). Demikianlah salah satu poin pesan Paus Benediktus XVI yang sebenarnya mengutip kembali pesan mendiang Paus Yohanes Paulus II pada penutupan Tahun Yubileum 2.000. Sedangkan khusus bagi remaja SEKAMI, keterlibatan mereka dalam misi Gereja Universal adalah menjalankan motto Children Helping Children (anak menolong anak) dengan semangat 2D2K (Doa, Derma, Kurban dan Kesaksian) bagi teman-teman mereka yang kurang beruntung di seluruh belahan dunia.

Pada bagian terakhir Ekaristi, sebelum seluruh peserta turun makan siang, ada satu program yang dirancang oleh Panitia setempat dan harus dijalankan oleh Dirnas KKI, yaitu membuka secara resmi perayaan tersebut dengan menggunting tali rafia yang mengikat bundelan balon yang berwarna-warni, yang terdiri dari 5 warna (merah, putih, kuning, hijau, dan biru) sebagai lambang misi sejagat ke 5 benua (Amerika, Eropa, Asia, Afrika dan Australia). Bundelan balon tersebut terbang melayang-layang di udara dengan kibaran sebuah pita cukup besar dengan bertuliskan “Perayaan Minggu Misi Sedunia ke-85”.

Setelah makan siang, para peserta mengikuti aneka lomba, antara lain Lomba menyusun DOA MISIONER di tempat yang terpisah. Disusul kemudian Lomba KOOR HYMNE SEKAMI; Lomba KUIS KITAB SUCI dan Lomba mencocokan KATA BERMAKNA sehingga membentuk ayat-ayat suci dari sebuah perikop Injil tertentu. Seluruh peserta dari masing-masing paroki mengambil bagian dalam seluruh lomba yang disediakan oleh Panitia dengan penuh semangat dan antusiasme. Hanya sayang sekali lomba-lomba yang sangat meriah tersebut tercoreng oleh dugaan kecurangan dalam Lomba Kuis Kitab Suci yang dilakukan oleh para wakil dari paroki tertentu, sehingga suasana lomba sempat keruh sejenak. Namun secara keseluruhan seluruh program acara berjalan dengan baik dan sukses.

Akhirnya, seluruh rangkaian program dan aneka perlombaan ditutup secara resmi dengan pembagian hadiah kejuaraan dari lomba-lomba tersebut. Yang menjadi Juara Umum adalah paroki setempat: Paroki Padre Pio, Helvetia. Para remaja SEKAMI per paroki yang menjadi juara mendapatkan piala indah yang disediakan oleh Panitia setempat dan dibagikan oleh Dirnas KKI dan Dirdios KKI setempat. Sedangkan setiap peserta mendapatkan hadiah Agenda Saku 2012 dan Pin SEKAMI dari Biro Nasional KKI Jakarta. Kepada para juara dan seluruh peserta Perayaan Minggu Misi Sedunia Ke-85, dihaturkan ucapan Selamat dan Profisiat. Tuhan menanti Anda untuk bekerja di kebun anggur-Nya.

Page Views : 1078

Komentar Pengunjung

Tidak ada komentar

Komentar

Nama
Paroki
Keuskupan
Email
Komentar